KLIP
Tampilkan postingan dengan label Syarif Hidayat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Syarif Hidayat. Tampilkan semua postingan
Minggu, 15 Juli 2012
... Bidadari..
Bidadari..
Kau menjelma seperti khayalan
Kau bagai impian dlm kenyataan
Sekelumit rinduku mengendap didada
Berjuta cerita tinggalkan rasa
... Ku ingin engkau ada
Seperti embun..
Semilir cintamu lembut membasuh
Seperti bayu..
Sepoi basa sejukkan hati
Sungguh!
Indah nian pesonamu bermaknakan cinta
Membuai angan menggoda jiwa
Ku ingin engkau ada
Terangi jalanku dlm gulita
Lupakan duka ukirkan ceria
Jadilah engkau lentera hati penghias jiwa nan lara.................
Bidadari..
Kau menjelma seperti khayalan
Kau bagai impian dlm kenyataan
Sekelumit rinduku mengendap didada
Berjuta cerita tinggalkan rasa
... Ku ingin engkau ada
Seperti embun..
Semilir cintamu lembut membasuh
Seperti bayu..
Sepoi basa sejukkan hati
Sungguh!
Indah nian pesonamu bermaknakan cinta
Membuai angan menggoda jiwa
Ku ingin engkau ada
Terangi jalanku dlm gulita
Lupakan duka ukirkan ceria
Jadilah engkau lentera hati penghias jiwa nan lara.................
Kau menjelma seperti khayalan
Kau bagai impian dlm kenyataan
Sekelumit rinduku mengendap didada
Berjuta cerita tinggalkan rasa
... Ku ingin engkau ada
Seperti embun..
Semilir cintamu lembut membasuh
Seperti bayu..
Sepoi basa sejukkan hati
Sungguh!
Indah nian pesonamu bermaknakan cinta
Membuai angan menggoda jiwa
Ku ingin engkau ada
Terangi jalanku dlm gulita
Lupakan duka ukirkan ceria
Jadilah engkau lentera hati penghias jiwa nan lara.................
Label:
Syarif Hidayat
Sabtu, 07 Juli 2012
Kaulah cinta
- Kaulah cinta
pernah...................
kau tanya cinta itu apa.............................
di lorong kecil waktu itu
masih serupa bintang kecil di langit yang biru
kau dan aku
mengurai benang yang mentah
begitu lalu tahun menahun.....................
... kita sama asing rupa
dalam cerita kecil yang mentah
mungkin, kini bukanlah masa kanak dulu
tapi kutau sinar mata itu mengenang
meski jarak hadir membentang......
lupakanlah tanya lalu............
kita hanya masa kanak yang habis bertahun
dalam tragedi kecil permainan waktu
andai dapat kulangkahi gedung-gedung, rumah yang megah, juga tradisi tentang harta......
engkaulah cinta..................
dalam lingkaran tahun kerinduan
yang memenuhi lorong kecil waktu itu
engkaulah cinta
yang tak terpecah sekian masa
dan aku siapa cinta
tak terpecah tradisi harta..........
Label:
Syarif Hidayat
Kamis, 05 Juli 2012
Syarif Hidayat
menara kata bertangga bahasa,
lemah lembut lidah mengurai sapa,
terucap syair sejuta makna,
istana pena bersigasana kata,
bertabur mutiara kias bahasa adalah tabirnya...
... begitulah syairnya para pujangga,
hampa bila tak dapat dicerna,
berisi bila jiwa dapat menyentuhnya...
sang petualang.......
lemah lembut lidah mengurai sapa,
terucap syair sejuta makna,
istana pena bersigasana kata,
bertabur mutiara kias bahasa adalah tabirnya...
... begitulah syairnya para pujangga,
hampa bila tak dapat dicerna,
berisi bila jiwa dapat menyentuhnya...
sang petualang.......
Label:
Syarif Hidayat
* Tersudut kembali di ruang sepi *
* Tersudut kembali di ruang sepi **
Gelisah yang ku rasa,
tersiksa
terbelenggu api cinta
kecewa,membuat hati ini luka
... kau campakan aku di sini
mengapa cintaku selalu terhempas.....................
mengapa melati yang sedang tumbuh selalu jatuh berguguran
mengapa,mengapa ini selalu menerpaku
yang ku impikan semua musnah
sendiri lagi
berjalan tanpa arah
menggapai tanpa pegangan
sayapku telah patah..................
tersudut kembali di ruang sepi
gelap tanpa cahaya
di temani air mata yang telah mengering
terlalu indah bulan di langit...............
ku pandang mentari senja di sana
bumi ku pijak tanah nan merah
cintaku hilang, kisah hitam terulang kembali.............
Gelisah yang ku rasa,
tersiksa
terbelenggu api cinta
kecewa,membuat hati ini luka
... kau campakan aku di sini
mengapa cintaku selalu terhempas.....................
mengapa melati yang sedang tumbuh selalu jatuh berguguran
mengapa,mengapa ini selalu menerpaku
yang ku impikan semua musnah
sendiri lagi
berjalan tanpa arah
menggapai tanpa pegangan
sayapku telah patah..................
tersudut kembali di ruang sepi
gelap tanpa cahaya
di temani air mata yang telah mengering
terlalu indah bulan di langit...............
ku pandang mentari senja di sana
bumi ku pijak tanah nan merah
cintaku hilang, kisah hitam terulang kembali.............
Label:
Syarif Hidayat
Selasa, 03 Juli 2012
<<< NAFAS CINTA >>>
<<< NAFAS CINTA >>>
Sesak nafas cinta kini menyapa..............
Menderu Menyesak kerongga jiwa
Melelahkan raga nan lusuh karenanya
Ketika denyut jantung mkin keras detaknya..
Masih adakah rasa hati yang merasa
Ketika rasaku kian bergelora disukma
Merobek jantungku laksanakan pena
... Melantunkan aksara jatuhkan butiran air mata..
Lirih ucapanku dgn apa adanya
Yang kini terasa di rongga dada
Ma'afkan aku bila ada salah berkata
Karena inilah nafas cinta yang ku rasa..
Melelahkan raga nan lusuh karenanya
Label:
Syarif Hidayat
Apa itu cinta..???
. , . Aku bicara tentang Cinta
dari hati kehati..
tentang rasa yang tak pernah kumengerti..
Tak pernah kusadari..
Dan tak pernah kufahami..
Semua terjadi begitu saja..
Tanpa ada peringatan sebelumnya..
... Dalam hatiku selalu bertanya..
Apa itu cinta..???
Sungguh sebuah kata yg tak pernah terjawab oleh lidah..!!!
dari hati kehati..
tentang rasa yang tak pernah kumengerti..
Dan tak pernah kufahami..
Label:
Syarif Hidayat
Rabu, 27 Juni 2012
" Jiwa "
Kesedihan dan lara tiba tiba menggunjang jiwa
Kepergiannya membuat raga seolah tak bernyawa
Ada ada gerangan dengan jiwa..
Hidupnya hampa tanpa kekasih yang selalu dipuja..
Kepergiannya membuat raga seolah tak bernyawa
Ada ada gerangan dengan jiwa..
Hidupnya hampa tanpa kekasih yang selalu dipuja..
Ego yang ada terkadang membuat raga meronta.
Mengkesampingkan perasaan jiwa yang tengah terluka
Membiarkan raga mendominasi dirinya
Tanpa memperdulikan kesedihan dan luka
Mengkesampingkan perasaan jiwa yang tengah terluka
Membiarkan raga mendominasi dirinya
Tanpa memperdulikan kesedihan dan luka
Kini raga mulai meratap luka
Tak kuasa menahan gejolak yang ada didalam jiwa
Hasrat itu tak bisa ditolak raga
Menghilangkan ego yang selama ini menutupinya
Tuhan….salahkan perasaan ini
Perasaan jiwa akan cinta yang abadi
Cinta suci yang bersemayam didalam hati
Tak pernah tergantikan ato ternoda akan ego didalam diri...
Perasaan jiwa akan cinta yang abadi
Cinta suci yang bersemayam didalam hati
Tak pernah tergantikan ato ternoda akan ego didalam diri...
Tuhan….salahkah jiwa memohon cinta sejatinya
Mengembalikannya ke dalan dekapan hatinya
Memintanya tuk selalu ada
Menjadikan pendamping bagi jiwa dan raga
Mengembalikannya ke dalan dekapan hatinya
Memintanya tuk selalu ada
Menjadikan pendamping bagi jiwa dan raga
Mungkin raga telah ternoda akan dunia
Tp jiwa tak kan pernah menggantikan cinta sejatinya
Tetap berharap cinta itu akan bersamanya
Menghabiskan senja sampai akhir masa
Tp jiwa tak kan pernah menggantikan cinta sejatinya
Tetap berharap cinta itu akan bersamanya
Menghabiskan senja sampai akhir masa
Label:
Syarif Hidayat
".....UNTUKMU BIDADARI HATI.."
Ada rasa yang tak biasa melanda jiwa..
Senyum merona membingkai resah berpagar tulus di kedalaman sukma..
... Terukir megah melebihi lembayung diatas sana...
Yang membuat camar terpana di teduhnya jingga..
Andai ada mahkota terindah di jagad raya..
Itupun tiada kan melebihi indah legam rambutmu tertata..
Untukmu bidadari hati..
Jika lelahku mendera.., ijin sejenak aku merebah di pangkuanmu semata..
Sekedar menikmati elok rupa dan teduhnya bola mata..
Biarkan aku menikmati belai lentik jemarimu hingga aku luruh dalam pelukmu..
Meresapi irama nadimu dan mendengar detak jantungmu suarakan cinta untukku..
Untukmu bidadari hati..
Disini suaraku berujar sepi..
Menyebut namamu sembari bermimpi..
Kau mampu ku dekap walau di panggung ilusi..
Belajarlah memaknai hati..
Ada aku cinta nan tulus menanti..
By : Syarif Hidayat
Label:
Syarif Hidayat
Sabtu, 23 Juni 2012
****PESONA MALAM****
Kala NETRA tak lagi teraba DI sa'at malam
Seiring waktu dan ruang membelenggu di jiwa
Di beranda usang mata ini menatap awan kelam
Kupetik dawai gitar diiringi senandung cinta lara
Malam dingin menyentuh ragaku yang rapuh
Mengharap sang kekasih sudi untuk berteduh
Untuk berbagi canda dan tawa yang riang
... Di pelataran CINTA terajut kasih sayang
Duhai dara manis berkerudung hijau
Wajahmu telah menawan bingkai hati ku
Tertata rapi kata dari lentik jemari mu
Tak lelah ku lemparkan senyum pada mu
Aku nikmati kesejukan pesona mu
Pesona malam kau taburkan di beranda ku
Yang ada di bumi Indosesia ku
Layangkan anganku ke tempat singgah mu
Diantara riuhnya gemericik air sungai mengalir
Dan suara senandung rumpun bambu yang seilir
Kurebahkan raga rapuh ini disudut yang Sunyi
Tangan ku tiada enggan merangkai syair Puisi
Label:
Syarif Hidayat
Rabu, 20 Juni 2012
Syarif Hidayat
Indah dalam kata yang sunyi.........
Sembunyi dalam jalinan kasih
Hasrat hati dalam tautan...............
... Tergores fatwa lewat aksara cinta
Dua hati saling menyapa
Dua jiwa saling menyatu
Pekikan rindu saling bertalu
Dalam irama suci nan merayu..............
Label:
Syarif Hidayat
Syarif Hidayat
Cintailah seseorang yang tulus mencintaimu...
Seseorang yang selalu ada disaat duka dan sedihmu...
Seseorang yang selalu sabar menghadapi kerasnya egomu...
Sebelum ia berlalu...
Sebelum kenang terlipurkan pilu...
Sebelum airmata yang tercurah takkan mampu lagi mengembalikan hilang yang kau tunggu...
Sebelum dia pergi...
Cobalah kau pahami ialah yang selalu mengertikan dirimu...
Sebelum kau menyes...al karena mungkin takkan pernah lagi kau temui cinta seperti cintanya...
Kasih yang menerima mu apa adanya...
Karena cinta adalah keputusan menerima atau merelakan...
Tanpa penyesalan...
Dan tanpa penyesalan..!!
Label:
Syarif Hidayat
Yang kan datang menghampiri diriku
Disaat mata mulai lelah, hatipun redup di telan kesunyian.
Gelisah menyelimuti malam,hening dan sepi dalam kesindirian,
... Hanya dengan seonggok perasaan yang galau menghantui,
Resah tak mampu meredam hawa di dada.
Kadang hasrat mulai muncul dalam benak sanubari,
Menerawang jauh di balik awan kelabu mimpi.
Melanglang jauh ke alam nirwana raya dengan satu harapan,
Kan datang seorang kasih yang selama ini di nantikan.
Kesunyian yang mencekam telah menjadi momok hidupku,
Kepahitan dan duka cinta yg pernah singgah dalam hidupku.
Telah mampu mengunci rapat pintu hatiku,
Tapi.. dalam ruang bathin ku....
Kumasih harapkan setetes kasih sayang yang murni.
Yang kan datang menghampiri diriku,
Ya..... Mustahil memang....
Namun asa dalam hidupku masih tetap menyala dan berbinar.
Hanya dengan satu prinsip kemandirian..
Ditopang dengan rasa iba dan belas kasih terhadap sesama.
Hidupkan diri dengan memberikan hidup pada orang lain.
Terangkan cinta, dengan menaburkan kasih sayang
Lapangkan dada untuk merangkul mereka yang berserakan
Niscaya Allah kan memberikan ridho_Nya.
Ketika malam terlewati semua deritapun kan lenyap
Hari barupun kan datang, kitapun kan songsong fajar
Hidup baru mulai tersenyum ceria seiring munculnya fajar
Awal hidupun muncul seiring semerbak harum dan mekarnya bunga di pagi hari...
Label:
Syarif Hidayat
Langganan:
Postingan (Atom)